Sumber gambar: animalpicturesarchive.com
Brehmn’s Tiger Parrot
Psittacella brehmnii Schlegel, 1873
Deskripsi:
19-24 cm. Berukuran sedang, penutup ekor bawah merah, kepala hijau khaki, punggung dan tunggir berpalang. Batas antara muka dan tenggorokan khas berwarna seragam zaitun dan dada bagian atas hijau terang (jantan) atau berpalang kuning dan hitam (betina). Jantan dengan kilap kuning di sisi leher.
Perilaku:
Mencari makan di berbagai lapisan hitan, tetapi lebih sering ditemukan di perdu dan rerumputan di tepi hutan, memakan biji-bijian dan buah-buahan yang lebih terbatas jenisnya. Terbang dalam jarak dan durasi yang pendek diatas kanopi. Burung yang jinak, biasanya sendirian atau dalam kelompok kecil sampai 4 ekor. Memungut kerikil halus dari jalan setapak. Burung yang umum tetapi tidak mencolok.
Suara:
Suara panggilan yang jelas ”ee yurr” yang terdengar sedih.
Persebaran:
Jajaran Pegunungan Tengah Papua, semenanjung Daerah Kepala Burung dan Huon, pada ketinggian 1500-2600 m.
Showing posts with label Nuri-macan. Show all posts
Showing posts with label Nuri-macan. Show all posts
Wednesday, November 18, 2009 |
0
comments
Labels:
Nuri-macan,
Papua
Sumber gambar: animalpicturesarchive.com
Painted Tiger Parrot
Psittacella picta Rothschild, 1896
Deskripsi:
19 cm. Nuri yang pendiam dari perdu tengah pegunungan. Mahkota dan tengkuk coklat merah, bulu ekor bawah merah, dan pada populasi dari timur, tunggir coklat merah. Jantan, dada bagian atasnya kebiruan, tidak berpalang, dan pipi kebiruan (populasi barat) atau coklat (populasi timur). Betina berpipi biru dan berpalang.
Perilaku:
Seperti jenis nuri-macan lainnya. Sangat jinak, umumnya di perdu subalpin yang tinggi.
Suara:
Di timur ”nhree a rehn” sengau, agak berirama. Di barat “err eee” mengingatkan pada suara isap-madu Ptilorprora.
Persebaran:
Jajaran Pegunungan Tengah, pada ketinggian 2500 m sampai batas tumbuhnya pohon. Tidak ditemukan di jajaran pegunungan yang terpencil.
19 cm. Nuri yang pendiam dari perdu tengah pegunungan. Mahkota dan tengkuk coklat merah, bulu ekor bawah merah, dan pada populasi dari timur, tunggir coklat merah. Jantan, dada bagian atasnya kebiruan, tidak berpalang, dan pipi kebiruan (populasi barat) atau coklat (populasi timur). Betina berpipi biru dan berpalang.
Perilaku:
Seperti jenis nuri-macan lainnya. Sangat jinak, umumnya di perdu subalpin yang tinggi.
Suara:
Di timur ”nhree a rehn” sengau, agak berirama. Di barat “err eee” mengingatkan pada suara isap-madu Ptilorprora.
Persebaran:
Jajaran Pegunungan Tengah, pada ketinggian 2500 m sampai batas tumbuhnya pohon. Tidak ditemukan di jajaran pegunungan yang terpencil.
Labels:
Nuri-macan,
Papua
Sumber gambar: John Gould@www.oiseaux.net
Modest Tiger Parrot
Psittacella modesta Schlegel, 1873
Deskripsi:
15 cm. Berwarna zaitun dan hijau, berukuran kecil dengan bulu ekor bawah merah. Kepala dan punggung, bagian tepi bulunya berlekuk-lekuk gelap samar. Jantan berkepala coklat bersambung dengan hijau pada dada di bagian bawah lipatan sayap. Kerah leher bagian belakang kuning (tidak terdapat pada burung-burung dari Daerah Kepala Burung). Betina seperti jantan tetapi berpalang hitam dan bagian bawah berulas kemerahan, kerah kuning tidak ada.
Perilaku:
Tidak mencolok. Biasa ditemui di lapisan tengah hutan, berjalan perlahan-lahan atau melompat-lompat di sepanjang dahan pohon. Duduk dengan pasif, dan jarang terbang. Menghuni hutan dan tepi hutan, memakan biji-bijian dan buah-buahan kecil, menghuni daerah yang lebih tinggi daripada Nuri-macan Madarasz dimana kedua jenis terebut sama-sama terdapat di Jajaran Pegunungan Tengah.
Persebaran:
Pegunungan Papua bagian barat dan bagian tengah, dari Daerah Kepala Burung ke timur sampai G. Hagen, Dataran Tinggi Tengah, pada ketinggian 1700-2800 m.
15 cm. Berwarna zaitun dan hijau, berukuran kecil dengan bulu ekor bawah merah. Kepala dan punggung, bagian tepi bulunya berlekuk-lekuk gelap samar. Jantan berkepala coklat bersambung dengan hijau pada dada di bagian bawah lipatan sayap. Kerah leher bagian belakang kuning (tidak terdapat pada burung-burung dari Daerah Kepala Burung). Betina seperti jantan tetapi berpalang hitam dan bagian bawah berulas kemerahan, kerah kuning tidak ada.
Perilaku:
Tidak mencolok. Biasa ditemui di lapisan tengah hutan, berjalan perlahan-lahan atau melompat-lompat di sepanjang dahan pohon. Duduk dengan pasif, dan jarang terbang. Menghuni hutan dan tepi hutan, memakan biji-bijian dan buah-buahan kecil, menghuni daerah yang lebih tinggi daripada Nuri-macan Madarasz dimana kedua jenis terebut sama-sama terdapat di Jajaran Pegunungan Tengah.
Persebaran:
Pegunungan Papua bagian barat dan bagian tengah, dari Daerah Kepala Burung ke timur sampai G. Hagen, Dataran Tinggi Tengah, pada ketinggian 1700-2800 m.
Labels:
Nuri-macan,
Papua